| |

Studi Wisata - Bhakti Alam

Hari Senin, tanggal 6 Juni 2011, saya beserta teman-teman dari kelas XI mengikuti studi wisata yang diadakan oleh sekolah kami, SMA Kristen Petra 1. Studi wisata kali ini berlokasi di Perkebunan dan Peternakan Bhakti Alam, Pasuruan. Kami serombongan yang terbagi dalam enam bus, tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, dan langsung dibagi menjadi dua kelompok besar. Saya sendiri termasuk dalam kelompok pertama.

Perjalanan studi wisata ini pun dimulai. Lokasi pembelajaran pertama kelompok saya adalah peternakan sapi perah. Serunya, kami diantar oleh karyawan Bhakti Alam menuju lokasi tersebut dengan menggunakan traktor! Setibanya di peternakan sapi perah, para karyawan Bhakti Alam menunjukkan kepada kami bagaimana cara memerah susu sapi perah secara tradisional, dan apa saja yang perlu kami perhatikan ketika hendak memerah sapi. Selain itu, kami jadi tahu bahwa ternyata seekor sapi perah dapat menghasilkan kurang lebih 15–20 liter susu dalam sekali perah!

Usai belajar tentang sapi perah, saatnya kami belajar bagaimana susu sapi hasil perahan tersebut diolah. Kami pun menuju ke tempat pasteurisasi. Pasteurisasi merupakan proses pembunuhan bakteri dengan suhu tinggi. Menurut karyawan Bhakti Alam yang menangani pasteurisasi, dibutuhkan suhu paling tidak 75 °C untuk membunuh bakteri jahat yang terkandung dalam susu. Di tempat pasteurisasi tersebut, kami juga melihat jalannya proses pemberian rasa susu hingga pengemasannya.

Setelah puas mempelajari tentang sapi perah dan proses pasteurisasi, kami dibawa lagi dengan menggunakan traktor menuju ke perkebunan melon golden langkawi. Di perkebunan ini kami sempat mencicipi buah melon hasil dari perkebunan mereka, dan rasanya sangat manis. Ternyata, bibit melon yang mereka gunakan sengaja diimpor dari Taiwan.

Selanjutnya kami menuju ke tempat setek tanaman, yang juga merupakan lokasi pembelajaran terakhir studi wisata kami ini. Di tempat setek tanaman ini, kami diberi penjelasan tentang tujuan dilakukannya setek batang maupun setek sisip yang mereka lakukan di perkebunannya, yakni agar mendapatkan buah yang baik dengan pokok batang yang kuat. Kami bahkan diberi kesempatan untuk mempraktikkan setek batang dan setek sisip sendiri dengan menggunakan pohon mangga gadung dan batang pohon manalagi di perkebunan mereka.

Tak terasa, kegiatan studi wisata yang mengasyikkan ini sudah selesai, dan tiba saatnya bagi kami untuk kembali pulang ke Surabaya. Rasanya waktu berjalan begitu cepat. Hari ini kami pulang dengan hati riang dan senang, karena selain mendapatkan pengetahuan, kami juga sekaligus dapat berwisata dengan teman-teman. Sampai jumpa dalam studi wisata berikutnya, yaa...!

{gallery width=112}kegiatan/studi_wisata_01.jpg{/gallery} {gallery width=112}kegiatan/studi_wisata_02.jpg{/gallery} {gallery width=112}kegiatan/studi_wisata_03.jpg{/gallery}
boost the values reap the success